Home

Wednesday, June 12, 2019

Trade Expo Indonesia 2008


-->
TRADE EXPO INDONESIA 2008

Penyelengaraan Trade Expo Indonesia lebih dari sekedar memamerkan produk bermutu, tetapi juga mempromosikan branding dan menunjukkan produk bermutu tersebut dibuat di Indonesia (created in Indonesia) dengan kandungan local (local content) yang tinggi.
Kunjungan kami di Trade Expo Indonesia 2008 sebagai bentuk apresiasi kami terhadap produk-produk Indonesia. Sekaligus sebagai bahan pembelajaran kami untuk mempertajam kepekaan baik secara visual maupun secara kontekstual. Untuk dijadikan sampel atau contoh produk yang diamati pada Trade Expo Indonesia 2008, Saya memilih produk Briket Batubara, BT Cocoa, PT Aseli Dagadu Jogja dan Kamera Lubang Jarum. Berikut laporan singkat tentang produk-produk tersebut.

1. Briket Batubara

Cadangan minyak dan gas bumi yang semaikin menipis diiringi kenaikan harga BBM yang tinggi, perlu didiupayakan energy alternative penganti BBM. Pada kondisi saat ini batubara merupakan sumberdaya energi yang potensial dikembangkan untuk penyediaan energj nasional di masa yang akan datang. Potensi cadangan batubara diIndonesia mencapai 58,5 milyar ton (38,01%) tersebar di beberapa darah, yaitu di Kabupaten Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Lahat, OKU Timur,dan Kota Prabumulih.
Pemanfaatan batubara diarahkan untuk pembangunan pembangkit listrik(PLTU) mulut tambang, untuk ekspor dan antarpulau, serta briket batubara.

Briket Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Minyak Tanah
Brket batubara adalah bahan bakar padat yang terdiri dari batubara (85%), tanah liat, tepung tapioka, dan Natrium Hidroksida. Brikeet batubara merupakan bahan bakar alternatif yang paling siap digunakan saat ini untuk menggantikan minyak tanah yang semakin langka dan harganya meningkat.
Briket batubara dapat digunakan untuk memasak, pemanasan, pengeringan, dan pembakaran yang memiliki keunggulan lebih hemat, panas dan nyala bara lebih tinggi, nyala bara lebih bersih (tidak berjelaga) sehingga perabotan dan dapur tetap bersih, tidak berasap sehingga rasa dan aroma makanan tidak berubah, tidak beracun, aman dan tidak da resiko meledak. Abu sisa pembakaran dapat dimanfaatkan untuk abu gosok, campuran pupuk dan campuran bahan bangunan.
Adapun jenis dan kualitas briket:
a. Briket Super (Telur)
Produksi pabrik Tanjung Enim, berbentuk telur dan berkarbonisasi, tidak berasap dan tidak berbau. Digunakan untuk memasak dan keperluan industry kecil dan menengah lainnya.
b. Briket Nonkarbonisasi
Produksi pabrik Lampung, berbentuk telur tidak berkarbonisasi. Digunakanuntuk peternakan ayam dan industry kecil.
c. Briket Nonkarbonisasi Kubus
Produksi pabrik Gresik, berbentuk kubus dengan 16 lubang. Digunakan untuk peternakan ayam dan industry kecil.
Cara menggunakan briket:
Masukka briket batubara melalui atas tungku. Sebagai penyulut dapat digunakan beberapa butir briket batubara yang sudah direndam dalam minyak tanah selama lebih kurang 2 jam. Nyalakan penyulut, lalu tambahkan lagi beberapa brket batubara di atas briket yang sudah menyala dan tunggu hingga membara (kurang lebih 15 menit). Setelah itu tungku siap untuk digunakan.


2. BT Cocoa
BT Cocoa adalah produk cokelat bubuk asal Tangerang, Banten. BT Cocoa dilengkapi denagn mesin dan teknologi terbaru dan team yang berdedikasi yang terdiri dari para ahli cokelat yang berpengalaman. BT Cocoa memilih hanya kualitas biji kakao yang terbaik untuk memproduksi cocoa liquor, cocoa butter dan cocoa powder yang terbaik kualitasnya.
Cokelat merupakan sumber senyawa flavonoid (polyphenol) yang dikenal sebagai antioksidan yang biasa terdapat pada sayuran, buah-buahan dan teh. Kandungan antioksidan pada segelas cokelat sama dengan 2x lebih besar dari segelas anggur merah, 3x lebih besar dari segelas teh hijau, dan 5x lebih besar dari segelas teh hitam.
Cokelat bubuk murni dan cokelat unsweetened merupakan jenis cokelat yang memiliki kadar antioksidan paling tinggi serta kandungan gula yang rendah.
Fungsi antioksian itu sendiri antara lain mencegah penyakit jantung, kanker, hipertensi, dan stroke. Mengurangi efek-efek penuaan, serta menigkatkan fungsi kognitif (fungsi mengingat, belajar, membuat keputusan dan menyelsaikan masalah).
Sedangkan dari sisi psikologis, cokelat memiliki kandungan phenilethylamine (PEA) yang dapat menstimulasi perasaan bahagia dan persaan yang positif. PEA juga berperan dalam meningkatkan konsentrasi dan daya tubuh.


3. Kamera Lubang Jarum
KLJ, bisa dibuat dari kaleng atau dus yang dilubangi sebatang jarum. Di Indonesia ditemukan kembali oleh fotografer Ray Bachtiar Drajat. KLJ bukan alat yang sempurna, namun bisa membawa kita memasuki suatu ruang yang cukup luas untuk polah pikir, olah rasa dan olah fisik. KLJ memanjakan idelisme yang luar biasa. Sangat pantas digunakan sebagai kendaraan untuk “pendidikan” dan juga “seni”.
17 Agustus 2001, Ray mendirikan Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). KLJI hingga kini ttelah tersebar di 10 kota besar di Indonesia dan dijadikan pelajaran dasar fotografi di Media Rekam ISI Jogja dan institusi-institusi lainnya.
Ray menekankan, fotogafer harus melek digital tapi tetap menggarisbawahi pentingnya ber-KLJ. Krena KLJ bosa menjadi “guru” untuk mencuri kembali waktu 100 tahun yang hilang dari sejarah fotografi Indonesia cara mendidik dan membangun motivaisi.



Dua Gadis Ini Bersahabat Tanpa SELFIE

Pertemuan diciptakan sepaket dengan perpisahan.


Tidak mungkin berpisah, jika bertemu saja belum pernah.

Yah, kira-kira seperti itu episode kehidupan, silih berganti.



Aku mungkin beruntung, karena menemukan seorang sahabat yang baik. Sahabat yang sejak dulu betah dan tahan bisa sepemikiran dengan saya. Kadang, pemikiran saya terlalu unik untuk dipahami orang lain. Tapi tidak dengan sahabat saya yang satu ini. Kami sangat berbeda dalam banyak hal, terlalu berbeda malah. Namun kami ditakdirkan untuk selalu bersama sejak kami masih sangat kanak-kanak.Saat itu saya berusia lima tahun. Kami bahkan belum masuk sekolah dasar. Karena rumah kami tepat bersebelahan, kami sering bermain dan bahkan belajar bersama.












 Di lingkungan rumah tinggal kami, cukup banyak anak-anak perempuan dan laki-laki. Namun, teman yang benar-benar asyik untuk berteman dan bermain bersama, tentu bisa dihitung dengan jari. Kami berdua termasuk yang selalu bersama dalam berbagai kesempatan.Usia kami berbeda setahun, namun karena kami masuk SD di tahun yang sama, itu artinya kami menjadi sebaya. Saya tidak satu kelas dengannya. Hanya saja, saya dan dia selalu berangkat dan bermain bersama, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.



























Usia prasekolah, SD, SMP, sampai SMA kami selalu bersama. Memang saat itu dia bukanlah satu-satunya sahabat saya. Tapi selalu istimewa bagi saya. Banyak hal yang kami lalui bersama, dan oranglain tidak terlibat dalam hari- istimewa kami. Hehe. Walaupun sebenarnya hanya saya yang merasa mengistimewakan dia, entahlah bagaimana apakah ia juga mengistimewakan saya sebagai seorang sahabat atau tidak.

Kami akhirnya harus berpisah saat duduk di bangku kuliah. Saya memilih  merantau untuk belajar di ibukota. Sedangkan ia, memilih belajar di kota kelahiran kami. Setiap saya pulang di sela libur kuliah, setidaknya, dia masuk dalam daftar alasan saya untuk pulang. Kami sesekali bertemu dan mengobrol panjang lebar.
















Lulus kuliah, saya tetap tinggal di ibukota dan bekerja, sedangkan ia terbang jauh berdinas di tanah Papua. Nyaris tidak pernah bertemu, mengobrolpun mungkin hanya 1x via telepon, setahun sekali. Tapi kami tetap sahabat lama yang merasa dekat.
Berpuluh-puluh tahun berteman, baru saya sadar. bahwa setiap bertemu dengannya, kami terlalu sibuk mengobrol, bercerita banyak hal, sampai kami lupa bahwa kami tidak pernah selfie!! Satu kalipun. 










Foto bersama ada, tapi untuk momen pertemanan jaman now? tanpa selfie? Kayanya sesuatu yg sudah mulai langka ya. Mungkin krn kami adalah jalinan teman sangat lama dimana masa2 itu adalah masa-masa real life, tanpa sosial media dan sebagainya. Akhirnya selfie pun menjadi satu hal yang asing bagi kami. Haha.Entahlah.My random story, for my black-box. Menulis adalah terapi diri. 

<3 p="" ramcil="">

Friday, December 25, 2015

CURAHAN HATI JOMBLO CALON IBU

Bismillahirrohmanirrohiim..

Saya adalah satu di antara jutaan wanita yang menginginkan kesuksesan dalam pendidikan dan juga dalam karir / pekerjaan. Belasan tahun saya mengenyam bangku pendidikan formal. Belajar ini itu. Lalu berharap bisa berkarir dengan "layak". Setiap hari disibukkan dengan tumpukkan pekerjaan untuk mengejar arti kata "sukses" ITU. Arti kata sukses yang sama seperti orang-orang kebanyakan, karir lancar, finansial berkecukupan.

Tahukah saya

Selama belasan tahun menuntut ilmu, ternyata bahkan tidak ada satu bidang ilmupun yang saya pelajari untuk pekerjaan "tetap" saya sebagai wanita kelak. Pekerjaan yang mungkin banyak orang menganggap itu seperti akan menenteng sebuah koper, tinggal angkat, selesai, tanpa perlu persiapan juga BISA.

Pekerjaan apa?

Menjadi seorang IBU, tentu saja.


Photo credit by pinimg.com
Saya tertegun, selama ini tidak satupun di sekolah saya diajarkan bagaimana cara "memberi ASI", "mengganti popok", memasak bubur bayi, menasihati anak usia remaja, dan hal-hal SEPERTI ITU. Kalaupun ada, porsinya sedikit sekali.

Saya lebih banyak diajarkan bagaimana menghitung kecepatan pantul bola basket, mengukur kedalaman air, atau merumuskan masalah.

Alih-alih seharusnya saya belajar menghitung kecepatan datangnya jodoh,
mengukur kedalaman komitmen seseorang,
atau memecahkan masalah!
#Hehe

Yah, begitulah saya dan jutaan wanita masa kini lainnya.


Lalu kini saya--katakanlah--mahir menjalankan sebuah software komputer misalnya, namun apakah kelak ketika bayi pertama saya lahir, akan langsung saya aplikasikan software ini kepada anak saya?

KAMI SIBUK MENITI KARIR..
Kami sibuk mengejar ITU.



Bahwa wanita setinggi apapun, sehebat apapun, jangan sampai lupa atau meninggalkan tugasnya sebagai seorang ibu.

Banyak ulama hebat terlahir dari ibu yang selalu mendampinginya, mendidik dengan SEUTUHNYA. Contohnya ibunda Imam Syafi'i yang selalu membaca Qur'an di samping Syafi'i kecil. Sejak saat itu Syafi'i kecil cinta sekali dengan bacaan ibunya, cinta dengan AlQur'an.

Nah, akan jadi apa anak saya kalau saya sendiri tidak ada di sampingnya selama 9 jam perhari selama 5 hari penuh? Terlebih misalnya saya punya hobi nonton drama Korea, atau bahkan karaokean??
Lalu saya berharap anak saya jadi anak solih dengan saya seperti ini?
Astaghfirullaah..

Ibu sebagai pusat pendidikan
Karena memang benar adanya bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi seorang anak. Bagaimana generasi muda bisa dilihat dari kualitas para ibu mendidik anak-anaknya.

Saking PENTINGNYA TUGAS MENGURUS ANAK, maka seorang wanita diringankan dengan tidak adanya anjuran sholat berjamaah di masjid, wanita tidak diwajibkan sholat jumat seperti kaum lelaki, dan juga TIDAK DIWAJIBKAN MENCARI NAFKAH.

Karena apa?

Semua Allah atur agar memudahkan para ibu untuk menjaga titipan Allah tersebut.


Lalu hening.

*Tamparan untuk diri pribadi
** Banyak sekali kekurangan pada tulisan ini dikarenakan keterbatasan ilmu dan pengetahuan penulis.


Tulisan jaman masih singlelillah, blm tau kapan jodoh datang, dan blm mnjadi seorang ibu. MasyaAllah tabarakallah

Thursday, December 24, 2015

MUHAMMAD MY SOUL


Bismillaahirrahmaannirrahiim..

Alhamdulillah, banyak banget nikmat Allah yang bahkan kita nggak akan sanggup menghitungnya satu-satu. Kita masih bernapas karena Allah, kita masih bisa merasakan lapar karena Allah, kita cantik juga karena kasih sayang Allah. #eh

Termasuk nikmat cinta yang Allah berikan pada kita. Deuh.. cinta pada siapa nih?

Cinta pada seseorang yang sangat Allah kasihi dan muliakan, yaitu kekasih-Nya, Muhammad Rasulullah Sallallahu 'alaihi wassalam. Yak, cinta kita pada Rasulullah.

Masyaa Allah, betapa berbahagianya ketika kita yang belum pernah sama sekali berjumpa dengan Rasulullah, namun begitu rindu dan mencintainya. Ah, betapa guru-guru kita yang juga mencintai Rasulullah, kita lihat dalam kesehariannya, begitu tawadhu, begitu berjuang menjalankan sunnahnya. Ah, indah..

Saya ingin, menjadi salah satu di antara umat yang mencinta dan merindu Rasulullah.


Muhammad my soul


Diri ini banyak sekali noda dan dosa, banyak lalai, masih jauh dari pecinta Rasulullah yang selalu istiqomah menjalankan sunnah-sunnahnya. Astaghfirullah..


Banyak mendengar, orang-orang solih yang mendapat nikmat mimpi bertemu Rasulullah, mimpi berjumpa dengan kekasih hati. Subhanallah, dada ini bergetar rasanya tiap kali mendengar kisah-kisah itu. Ada setitik bening di sudut mata, dan hati membatin,
"Saya juga ingin sekali mimpi bertemu Rasulullah, tapi rasanya saya jauh dari pantas untuk itu." Hati sayapun menangis. 


4 tahun silam, saya sempat menuliskan 100 keinginan untuk tahun 2012. Salah satu keinginan tersebut adalah bisa mimpi bertemu Rasulullah. Masyaa Allah, saya hanyalah seorang pecinta yang merindu. Hanya Allah saja yang mampu meredam rindu ini.
Hari berganti, saya bahkan sudah lupa pernah menulis keinginan itu. 


Sampai pada suatu saat, saya diuji oleh sesuatu, sesuatu yang benar-benar menguji ketegaran. Alhamdulillah, kesulitan tersebut mendekatkan saya pada Allah, hingga saya berada pada titik, "Ya Allah, saya sangat membutuhkanMu, tiada daya upaya selain Engkau, saya serahkan semuanya padaMu."
Kerinduan saya akan Allah benar-benar membuncah, ingin rasanya segera kembali ke sisi Allah dengan damai. Namun, belum bisa, banyak hal yang harus saya selesaikan dan tentu saja, belum Allah takdirkan. Astaghfirullaah..


Saya pun pergi beri'tikaf di sebuah masjid besar di lantai 7 sebuah mall di Jakarta. Saya memasrahkan diri dari kesulitan yang tengah saya hadapi. Hanya Allah saja sebaik-baik penolong. Saya yakin akan pertolonganNya. Semoga apa yang saya tuliskan ini bisa menjadi hikmah bagi kamu yang membacanya. Karena saya yakin, saya atau kamu pasti pernah ada di titik itu, hanya gimana kita mengadukan masalah tersebut pada siapa, kemana..


Muhammad My Soul

5 April 2014
Saya ingat betul hari itu. Hari istimewa dalam hidup saya. Karena Allah memberikan nikmat yang begitu besar kepada saya: MIMPI BERTEMU RASULULLAH SAW. Alhamdulillaahirabbil'alamiin.. masyaa Allah.

Saya ingin bercerita tentang mimpi yang kronoloisnya masih saya ingat tersebut. Mudah-mudahkan bisa menjadi pemicu semangat kita dalam bertakwa kepada Allah, dan mencintai kekasihNya. Walaupun mimpi bertemu Rasulullah bukan indikasi kesolihan seseorang. Wallahu'alam. Yang jelas saya bahagia dan baru hari ini saya ingin membagi kebahagian itu di sini. setelah hampir 2 tahun kebahagiaan ini hanya saya simpan. 

Jadi ini..

Saya saat itu bersama 2 atau 3 orang menjadi musafir, kami menunggangi kuda saat itu. Menunggang kuda, sesuatu yg saya blm kuasai di dunia nyata. :D


Lalu kami sampai di sebuah kampung, dengan gapura sederhana. Lupa apa tulisan pada gapura tersebut. Kami kesitu karena mendengar bahwa seseorang yang penting di kampung tersebut akan mengadakan pengumuman yang juga penting.

Lalu kami perlahan memasuki area kampung tersebut. Ajaibnya, subhanallah, walaupun kebanyakan rumah di pemukiman tersebut tradisional dan sederhana dari kayu, namun terdapat semacam neon box besar dan menyala oleh lampu, mengumumkan sebuah tulisan "DIPASTIKAN". Rombongan kami belum mengerti apa maksud dari tulisan itu.

Lalu kami menuju sebuah rumah yang paling besar, dan seperti sebuah aula, banyak sekali orang-orang berkumpul di situ. Lalu saya pun penasaran, dan mendekat. Masya Allah, saya melihat seorang lelaki yang duduk dikelilingi banyak orang dalam ruangan tersebut. Saya melihatnya dari kejauhan melalui jendela besar di aula tersebut. Kurang lebih dengan jarak sekitar 5 meteran.

Saya bisa melihat aura lelaki itu sungguh berbeda di tengah kebanyakan orang tersebut. Namun saya tidak bisa melihat wajahnya keseluruhan, seperti ada kabut putih yang menghalangi pandangan saya. Saya hanya bisa melihat senyumnya.

Di tengah lingkaran orang-orang di dalam aula, terdapat seorang wanita. Lalu sang lelaki tersebut mengumumkan kepada hadirin bahwa wanita solihah ini akan segera menikah. "Dipastikan" kata beliau, sama seperti tulisan pada neon box yang saya lihat saat pertama memasuki pemukiman ini. Pandangan saya langsung tertuju pada sosok wanita di tengah.


Saya terkejut, wajah wanita ini sangat familiar!!
Masya Allah, ternyata sosok wanita yang dimaksud adalah sahabat dekat saya, Farah Aini. Saya perhatikan lebih seksama, lalu wajahnya berubah lagi menjadi sahabatku yang lain, NFH. Masya Allah berubah terus 2-3 kali. Dari wajah Farah, menjadi wajah NFH.


Hati saya langsung berdesir. Wah, sahabat saya akan menikah!

Muhammad My Soul
Lalu saya kembali melihat sosok lelaki tersebut. Lalu seperti di film-film, wajahnya saya "zoom in". Lalu mendadak lelaki tersebut duduk tepat di depan saya. Hanya terhalang dinding yang bejendela lebar. Saya di bagian luar, dan laki-laki tersebut di dalam. Hanya saja sekarang ia duduk membelakangi saya, hingga saya tak lagi bisa melihat wajahnya. Namun saya bisa melihat dengan jelas tengkuknya, rambutnya.

Akhirnya saya bertanya pada orang di sebelah saya, siapa sosok lelaki ini. "Muhammad", jawab orang di sebelah saya. Di situ saya tidak paham siapa muhammad. Akhirnya saya lebih fokus lagi memperhatikan tengkuk lelaki tersebut. Karena memang auranya sungguh berbeda sekali dengan suasana kebanyakan di situ. Seperti tersihir saya ingin memandanginya terus.


Yap, tiba-tiba saya terbangun!!


Saya terbangun mendadak seperti saya dicabut paksa dari adegan-adegan mimpi saya yang begitu runut tersebut. Saya bangun seperti biasa, belum "ngeh" dengan mimpi tersebut. Lima detik kemudian baru saya tersadar, siapa laki-laki dalam mimpi saya itu ya?

LALU SAYA INGAT JAWABAN ORANG DI SEBELAH SAYA YANG MENJAWAB "DIA MUHAMMAD".



Masya Allah seketika hati dan dada saya langsung BERGEMURUH. Bingung, terkejut, syok. Rasulullah, ini beneran kan? Saya pernah membaca bahwa setan tidak mungkin bisa menyerupai Rasulullah dalam mimpi. Jika kita mimpi bertemu Rasulullah, artinya itu memang benar adanya.


Ya Allah, saya langsung menangis. Memuji Allah yang telah memberikan hadiah seistimewa itu. Hati saya langsung bahagia sedamai-damainya. Kesulitan yang sedang menghimpit saya saat itu sudah tidak artinya lagi. Allahuakbar. Betapa Allah Maha Baik.


Muhammad My Soul


Allahumma sholli'alaa sayyidinaa Muhammad. Muhammad My Soul.

Allah saja tujuan hidup, Allah saja tujuan dari tulisan ini. Semoga tulisan saya bisa menjadi pelepas dahaga bagi kamu yang juga merindukan Rasulullah.

NB: 
Alhamdulillah, sahabat saya Farah sudah menikah pada Mei 2015. *yang walaupun sampai saat ini, saya belum pernah menceritakan mimpi baik ini. Padahal saat April 2014 silam, saya masih satu atap dengan Farah.

-Pecinta dan perindu Rasulullah-


Wednesday, December 23, 2015

CIE CIE..

Cie... yang sekarang lagi belajar lagi.
Cie.. yang sekarang lagi berjuang lagi..
Cie.. yang sekarang berteman lagi.
Loh.. hihi dan segudang Cie yang lain.


Kita pasti sering mendengar kata "Cie" kan dalam keseharian? Entah teman kita yang melontarkan, ataupun kita sendiro. Cie...
Menurut saya Cie itu lebih kepada ungkapan absurd yang bermakna ganda. Artinya di balik kata Cie itu kadang ada sebersit cemburu bahkan iri, tapi juga kesenangan yang ganjil tersendiri saat kita "menciekan" orang lain. Cie..

Hihi sungguh absurd memang. Padahal si korban Cie ini belum tentu juga senang hatinya. Yang penting Cie Cie...*sambil nyengir kuda :D


Lalu mendadak aja Allah menakdirkan saya harus familiar dan memperjuangkan kata "CIE" ini. Hihi. Maksud saya, CIE Project. Sesuatu yang kini sedang saya (dan teman saya) perjuangkan.





APA ITU CIE PROJECT??

Sebelum menjawab apa itu CIE Project, ijinkan saya flashback dulu kali yak.
*Gaperlu siapin tissue :p

Alhamdulillaah sudah hampir 4 tahun saya menggeluti dunia freelance desain grafis profesional. Belum apa-apa, masih sangat harus banyak belajar. Serius. Beberapa kali mendapat kesempatan mendesain, gonta-ganti partner desain, dan sebagainya. Sempat belajar brand desain visual bersama seorang teman, bernama DSIGN, lalu tak lama kami off. Bahkan kemudian saya dengan tim yang lain justru terjun pada brand fashion design, bernama YUMA. Alhamdulillah 2 tahun perjalanan YUMA, banyak hal yang bisa saya pelajari.

Lalu sayapun kembali melirik passion lama saya, desain visual. Sampai akhirnya pada Mei 2015 saya mendapat kesempatan berkumpul dengan teman-teman wirausaha pemula DKI Jakarta, yang diselenggarakan oleh Dinas Olahraga dan Pemuda DKI, di bawah Kemenpora. Setiap peserta wajib sudah atau akan memiliki usaha sendiri.



Da aku mah apaa,,
walaupun saat itu sedang merintis brand YUMA, tapi karena beberapa alasan, akhirnya saya beranikan diri membuat  independent visual brand, single fighter, alias tanpa tim atau partner. Waktu itu sempat berkelebat banyak calon nama brand baru saya. Sampai akhirnya Allah menunjukkan sebuah nama: CIE..

Cie Cie...

Pada workshop Wirausaha Pemula yang berlangsung selama 3 hari itu, saya membawa nama CIE, Yang jujur saya sendiri pun belum begitu "mengenal"nya. Masih anget, broo..



Nggak nyangka mendapat respon positif dan cukup menarik perhatian forum saat itu. Rata-rata terheran dan bertanya, "KENAPA CIE?"

Ada pula yang terang-terangan memuji, "Keren, nama brandnya unik, bisa langsung melekat. Ciee..."
Bahkan sebagai peserta bernama RAHMA RAMCIL, saya lebih sering dipanggil "Cie" oleh teman-teman forum. Hihi.. alhamdulillaah..

Produk yang bawa saat itu adalah artwork WPAP karya teman saya, Topani. Hihi berhubung waktu itu mendadak dan saya belum sempat membuat artwork sebagai produk. Tak ada rotan, akar juga jadi, kan? Bersyukur memiliki teman-teman yang mensupport mimpi saya.
*Thankyo, Pan :D


Say something about CIE

Yah, sempat deg-degan dan cemas produk saya mah apa atuh, dibandingkan produk teman-teman forum yang WOW-WOW banget. Alhamdulillah, lagi-lagi responnya membahagiakan hehe. Ada angin segar nan baru, pikir saya kala itu. Bismillaah. Modal nekat, socmed apapun belum ada. Agak tersipu juga saat di tanya, "alamat website-nya apa?"
Hihi, gapapalah,, namanya juga belajar, Hajarrr..
*sampai sekarang juga belum punya web sih
XD


Bersama teman-teman wirausaha pemula DKI

Balik lagi ke pertanyaan, APA ITU CIE?

Yak, jujur aja awal nama CIE memang benar dari selorohan yang dekat banget dengan keseharian itu, "Cie..". Sebagai brand pendatang, saya hanya berpikir bagaimana brand saya dapat langsung melekat dan dekat di hati pemirsa. Ceilaa..
Lalu saya berpikir, masa iya HANYA ITU? Nggak ada filosfi keren apa gitu?? Hihi..

Da akumah apaa.. memang spontan aja Allah tunjukkin nama Cie. Lalu mencoba menjelaskan juga dengan spontan, bahwa CIE itu ya,, Creative & Inovative Entrepreneur. Tsaahhh.. Sa Aek. bisa aja.. hihi..
Yaudahlah ya, saya jadikan doa saja. Toh tugas saya mah hanya menjalankan peran, mengenai hasilnya itu Allah yang ngatur.


Sebagai single fighter dan bekerja pula di tempat lain, saya menjalankan CIE Project dengan santai-santai berhadiah. Tidak ada target khusus. Bahkan kalau saya nggak sanggup, saya menolak pesanan desain. Bukannya saya menolak rezki, tapi ya memang di luar kapasitas saya sebagai single fighter. Hehe.. saya menjalankan ini sebagai hobi atau passion aja. Belum ada rencana bisnis khusus jangka panjang. Sampai di suatu hari di bulan Agustus, Allah kembali menuntut saya akan CIE.

Saya harus punya visi ke depan akan CIE!!


Saya memang sudah merasa Jakarta adalah rumah saya yang utama, tapi saya berpikir besok saya akan harus kembali pulang, ke kota kelahiran saya yang juga istimewa di hati, Cirebon. Saya ingat tujuan saya menuntut ilmu di bidang ini untuk apa. Lalu saya berpikir, CIE Project adalah salah satu jalan saya untuk "pulang".

Terpikirlah filosofi CIE, yaitu Creativity in Letter E.
Kamu tentu tahu dong kota mana Letter E itu? Yak, Cirebon.
Salah satu visi CIE adalah CMD, Cirebon Melek Desain!!
Bukan sekadar "desain", tapi desain visual yang seperti apa?

Visi saya dulu mempelajari desain adalah berdakwah melalui visual. Ikut membela agama Allah melalui spesialisasi saya, yaitu desain visual. Yah walaupun dalam perjalanannya, banyak sekali khilaf2 yang sudah saya goreskan )":

Nah, melalui CIE saya ingin menjadikan Cirebon Melek Desaini, bukan sekedar desain itu bagus, keren, canggih. Tapi bagaimana dengan desain yang benar kita bisa menebar manfaat. Benar dalam artian hal-hal yang Allah sukai. Contoh konkritnya tidak akan saya bahas di sini. Rahasia dulu. Hehe.


(DEG-DEGAN, INI KALI PERTAMA SAYA MENULISKAN MIMPI INI DI SOCIAL MEDIA)
Masyaa Allah, mohon bantu doanya ya saudaraku (:


Alhamdulillah pada akhir Oktober 2015 silam, ada salah seorang teman yang menawarkan dirinya menjadi partner di CIE Project. Awalnya saya sempat ragu, karena da Cie mah apa.. projek haha-hihi aja, nggak serius-serius banget lah. Saya khawatir saya tidak bisa bekerja sama dengan baik bersama partner saya di CIE. 

Terlebih kami adalah teman sangat lama yang sudah sangat lama juga tidak bertemu dan berkomunikasi. Tetapi saya berpikir kembali melihat potensinya dan juga peluang ke depan ketika CIE dijalankan bersama sebuah tim. Akhirnya saya menerima dengan syarat kami akan menjalakan pilot project, sebagai langkah awal kami bekerjasama.




"Ketika kamu tidak cukup kuat menjalankan mimpimu sendirian, ajaklah orang lain" -bukan quotes sih :p

Alhamdulillah dengan memiliki partner, banyak sekali kebaikan yang CIE dapatkan. Kini CIE bukan hanya mimpi saya, tetapi juga mimpi partner dan tim.
Bismillaah, semoga Allah menyiapkan skenario terbaik-Nya untuk CIE Project khususnya, dan masyarakat umumnya.


Selamat bermimpi. Selamat berkarya!!